Selamat malam Suarakers bagaimana
kabar hari ini, ane mau sharing tentang perjalanan ane ke Pulau Tidung ala
Backpacker .
Berawal
dengar cerita temen-temen yang bikin ane mupeng akibat liat foto-foto keindahan
pulau tidung yg di share di grub, dengan semangat 45 ane langsung bertekad untuk
pergi ke sana menikmati keindahan pulau itu (penasaran broo) bersama teman
sejamet haha.
Dengan
modal nekat, duit pas-pasan, akhirnya kita berani juga kesana .Bermodal hasil
riset beberapa minggu dan semangat nekat,kita pergi ke tidung. Kalo kata Pasha
ungu, Kita berangkat dengan Bismillah........
Berhubung tempat tinggal kita
berjauhan ada antar kota maupun provinsi lebay ...wkwkw jadi kita perlu ada janjian
ketemu disuatu tempat kita mutusin untuk bertemu di daerah Grogol. Nah..sekarang
crita saya yang semalem sudah siapin alarm agar tidak kesiangan soalnya kita di
Grogol musti jam 06.30 harus sampai sana mau tidak mau harus siapin alarm.
Kebetulan ada satu temen saya yang nginep digubuk derita saya kita start bobo sekitar jam satu malam, menjelang
pagi pun telah tiba tepat jam lima pagi alarm telah berbunyi namun sayangnya
kita berdua baru bangun sekitar setengah jam alarm berbunyi . kita pun langsung
bergegas mandi dan siap-siap tuk berangkat tak lupa kita sholat dan berdoa buat
perjalanan ini. Bismillah ....
Jam enam kita telah siap dan berangkatlah kita
berjalan kaki kebetulan jarak jalan raya dengan gubuk lumayan dekat ya.. anggap
aja olahraga pagi dan bedanya karena kita pake tas berat dan pakaian ala
backpacker.hehe. Setelah sampai dijalan raya kita langsung disambut angkot dan
kita pun langsung naek . Karena tujuan kita ke grogol kita harus ganti angkot
yang sesuai tujuan,kita berhenti di halte dan kebetulan disana kita juga
menunggu 3 temen lainnya . Lima menit menunggu kita berlimapun kumpul dan
langsung naik angkot yang sedari tadi ngetem menunggu penumpang. Setelah angkot
lumayan penuh sang supir pun langsung bergegas cusss dan kita pun menikmati
perjalanan pagi hari itu,ya .. wallaupun bermulles-mules ria juga kita hehe..
Belum sampai di tempat kita janjian
dengan temen yang lainnya kita di suguhi ambekan teman-teman kita yang telah sampai
grogol adapun satu orang yang sedari tadi pagi sudah sampai di Muara Angke dermaga
untuk menuju ketidung. kita berlima ditelpon terus-terusan dan telah membuat
mereka kesal,kita pun tidak tahu apa yang harus dilakukan pasalnya kitapun
tergantung supir dan kebetulan saat itu lalu lintas lumayan padat. Sabar dong
broo... :D
Setelah kurang lebih setengah jam
kita sampai Grogol dan kita langsung bertemu dengan temen lainnya. Sekarang
gerombolan kita makin nambah yang kini berjumlah delapan orang. kita pun
langsung melambaikan tangan berusaha memanggil angkot yang langsung menuju
Muara Angke dan kita langsung cuss.Dalam perjalanan kita tertawa kasihan kepada
mereka yang telah menunggu lama haha...kasihan juga mereka :D .Setelah setengah
jam lebih kita pun sampai di Muara Angke. Untuk masuknya kita dihadapkan
bau-bau khas ikan asin yang sangat menyengat .Kita jalan kaki ke dermaga
sembari menghubungi teman yang telah menunggu lama di sini. TIPS : Siap-siap
gulung celana setinggi mungkin bila anda takut basah karena dititik tertentu kadang
terdapat genangan air ya lumayan lah hampir 30 cm broo.
Akhirnya ditemukan juga ini orang
hilang yang telah lemah lunglai bagaikan kucing belum kencing haha.. wkwk kita
pun langsung mencari kapal yang menuju ke Pulau Tidung . Untuk mencoba
menghimbau saja mencari kapal ini hal yang sangat sulit kadang kita datang
namun kapal telah pergi mungkin ini salah satu kelemahan untuk berwisata ke tempat
yang indah seperti tidung ,pari dan kepulauan seribu lainnya.
Seperti yang kita dapatkan kapal
tujuan kita telah jauh meninggalkan dermaga. Teman kita ceking berusaha mencari
informasi tentang ada tidaknya kapal berikutnya dan akhirnya dia mendapatkan informasi
yang buruk yaitu kapal tidak ada yang ke dermaga lagi hari ini dan kita harus
kembali lagi besok pagi. Kita pun sempat putus asa teman kita Ekypun mencari
informasi lagi dan dia menyarankan kita ke Pulau Pari ,karena kita semua
berniat bulat untuk ke Tidung dan kamipun putuskan untuk menunggu lagi kapal
nya kebetulan disana banyak gerombolan yang akan ke Tidung.
Panas dan teriknya dermaga kita
telah rasain. lama menunggu sekitar jam sepuluh pagi ada kapal yang akan ke
Pulau Tidung kita pun langsung bergegas mencari tempat duduk di kapal tersebut.
Akhirnya enam orang didalam kapal dan ketiga yang lainnya di atap dan kebetulan
saya ke bagian diatap kapal. Tanpa menunggu lama karena kapal langsung penuh
,kapalpun langsung jalan menuju ke Pulau Tidung. Kalau boleh jujur sih gan di
atap kita berasa ikan asin yang secara suka rela dijemur, menyengat panas terik
disiang itu. Dari mulai gelombang dan panas senyuman matahari kita telah
lewati.Tepat tiga jam kita tempuh perjalanan ,akhirnya kita sampai dengan
selamat di Pulau Tidung. Kapalpun menepi dan kami bergegas keluar dari kapal.
Hari pertama 30 Agustus 2014,
Setelah keluar dari kapal kita
sempat kumpul untuk rundingin mencari home stay termurah disana. Sekarang yang
jadi masalah posisi temen kita ada dua yang berpasangan nah sisanya harus rela
menikmati liburan dalam kesendirian termasuk saya juga sih. Hehe. Tapi tetep
kebersamaan kita terjaga terbukti kita semua mencari tempat termurah disana.
Dan akhirnya kita temukan rumah yang lumayan murah dan tempatnya sangat
strategis karena dekat langsung dengan laut. Huhh.. bisa tepar juga kita
hehe...
Kita semua langsung mandi dan
istrahat sembari merencanakan kegiatan kita disana apa aja.Kebetulan si ibu
Leha(nama samaran) baik dan tanggung jawab, dia menawarkan permainan motor
sport dan snorkling disana. Setelah setuju kita deal hari pertama kita kan main
motor sport dan hari berikutnya baru snorkling. Setelah kita istirahat
cukup,sore itu kita langsung menuju ke pantai untuk bermain banana dan donat
air. Suasana disana emang rame gan berasa dipantai kuta bali dari mulai bule-bule
sampai yang paling item sekalian ada disitu orangnya hehe .. ohh pahanya gan
bikin mata seger dan ga ngantuk lagi haha.. astahfirullah. Maaf ya gan pribadi
itu hehe. Lanjut saja ya kita pun langsung memesan tiket tuk salah satu
permainan disana. Ada yang memilih donat dan banana boat sebenarnya sih pengen
banget ngrasain banyak permainan disana ya berhubung keadaan ini lohh ini
dompet tebel tipis.hehe. Kita akhiri sore itu dengan menaiki jembatan
cinta dan menikmati sunset disana sambil berfoto-foto ria.
Setelah puas menikmati sunset
kita langsung cuss ke penginapan. Dengan melangkahkan kaki dentak demi dentak
kitapun sampai,langsung bergegas mandi secara bergantian. Bagaikan keluarga
baru kita kumpul sembari melihat hasil jepret-jepretan tadi. Lama ngobrol tepat
jam 20.00 kita putuskan untuk kembali ke jembatan cinta tak lain untuk jepret
suasana pantai dimalam hari. Dalam batin saya , Enak ya yang punya pasangan bisa
ngobrol secara romantis tepat dijembatan cinta so sweetlah. Bukan jomblo atau
ga laku tapi Karena kebetulan pasangan kita jauh disana kita para cowopun hanya
jepret-jepret menghibur diri haha..
Malam makin larut matapun sayu
butuh bantal ohh banta;l hanya kamu yang mengerti disaat seperti ini wkwk. Kita
beranjak sembari mencari makan untuk para penghuni perut kita masing-masing. Kita
dapati tempat makan yang romantis lagi-lagi kita para cowo hanya bisa diem
menunggu makanan dateng nasibb nasibb hehe..Makan malam yang khitmad kita
lewati kita langsung cuss mencari bantal masing-masing. Hoammm kita akhiri hari
pertama di penginapan yang cukup besar ini.
Hari kedua 31 Agustus 2014
Nah dihari kedua setingan kita
berubah,pagi itu kita punya waktu untuk menikmati sendiriannya. Ada yang sedang
lari pagi sambil mencari yang bening-bening kata temen kita Ceking haha speak
aja lu :D. Ada juga yang masih terlelap tidur. Hari terahir itu kita
dijadwalkan untuk bermain snorkling sekitar jam 09.00. Sebenarnya snorkling
kita paling lucu dan berasa sia-sia soalnya apa .. kita hanya dibekali
alat-alat dan tak ada pemandunya sama sekali. Anehnya kita snorkling di siang
hari yang kebanyakan orang waktunya bergegas meninggalkan laut kita
kebalikannya tapi tak apa kita semua enjoy tuk melakukannya meskipun agak norak
si,,.tampang boleh gaya alat snorkling lengkap tapi gak disini juga kali
tempatnya haha.. coba bayangkan kita snorkling di tempat dangkal dan ikan pun
kita baru temui hanya satu ekor halah jan jan... :D. Bukan puas yang didapat
yang ada hanya unek-unek tentang bosennya snorkling udah bawa alatnya repot eh
pemandangan dasar lautnya ga dapet.
Kita sudahi snorkling berjalan
melewati jembatan cinta, terlintas kita berfikir masa penutup ditidung hanya
gini-gini aja kita putuskan untuk terjun dari jembatan cinta. Kita bergiliran
karena berhubung saya kurang berani ku putusin lompat paling akhir. Dan wessssss
hatii kita cuyy serasa nyangkut di hatimu iya dihatimu hehe Arum Kusuma
Wardani(itu nama asli loh)hehe.. Bagi yang udah di Tidung gak lengkap rasanya
jika belum menikmati sensasi terjun dari jembatan cinta. Harus Rasakan cuy !!!
Siang hari saatnya semua pulang
termasuk juga kita. Kamipu bergegas meninggal kan jembatan cinta dan langsung
siap-siap untuk perjalanan pulang. Dengan adat hari pertama kitapun bnersihkan
diri secara bergantian. Pokoknya giliran yang paling terakhir siap-siap ga
kebagian jatah bersihkan diri dah soalnya waktu itu telah menjelanghampir jam
12.00 siang dan tepat jam 12.00 kita harus dikapal dan melakukan perjalanan
pulang. Hayoo kawann kapal sudah menunggu woyy woy kata temen kami Aldi. Kamipun
segera meninggalkan penginapan untuk segera ke dermaga. Dan si ibu Leha
penunggu rumah telah nyuruh cepat-cepat kapal sudah mau berangkat.
Karena saking lamanya dua temen
kita Ceking dan Aldi menuju ke Dermaga duluan tujuannya menjaga kapal supaya
tidak jalan dulu. Wahhhh kata kenek kapal kita-kita sudah tidak bisa ditolerir
pasalnya emang kami doang yang ditunggunya. Si Aldi menyusul kita berniat
menyuruh kita cepetan ini nih..kalo dibikin slow motion bagus nih si Aldi
denagn gaya nya bergaya slow motion ya... woooyyyyy cuyyyy...... ce....pe taann
tann...... ka... pall.. mau berang.....katt...kattt .....diantara kita ada yang
jawab. Oooook....eeee .eee beroooooo ki ...kii... taa... me...lun...cur.....
tettttttt kita semua lari menuju dermaga dan ternyata iya kita telah ditinggal
beberapa meter kita pun saat naik harus menaiki kapal lainnya dulu. Wahh repot
juga yah karena kata pemandu kapalnya ini kapal terkhir yang mau pulang ke
Muara Angke dan tak ada lagi sampai sore itu artinya kita harus menunggu besok
kalo misal kita tertinggal oleh kapal ini. Alhamdulilah ya Allah karena bukan
kami tak suka pemandangan ciptaan-Mu di Tidung tapi melainkan karena Bugjet
kita yang minim hehehe... Kita mengatur
duduk dan kita hanya didapati duduk di atas kapal itupun didepan kapal ohh berasa
kaya di film-film. Selamat menikmati indahnya laut dan sura ombak bro...
Hampir tiga jam kita lewatin
diatas laut menikmati ombak memandang pulau-pulau lain sungguh indah ciptaan-Mu
ya Allah bantu kami semua menjaganya aminn. Kita akhirnya sampai juga di Muara
Angke. Penuhnya kapal kita harus rela mengantri saat kita berusaha turun dari
kapal. Satu per satu diantara kita turun dan sempat kumpul untuk menenangkan
diri dulu. Maklum...digoyang-goyang diatas kapal membuat kita agak puyeng hehe.
Setelah kita mampu mulihin jiwa
raga kita hoho asyikkkk :D kitapun langsung mencari angkot yang menuju grogol. Himbuan
juga untuk yang baru pulang dari dermaga di Muara Angke itu banyak disambut
beberapa angkot dan andong ya tau sendirilah ya gan disana kebanyakan harga nya
suka nembak jadi ya perlu waspada gan. Nah kita semua mutusin jalan kedepan
sembari nyari angkot kosong. Alhamdulilah ga sampai ke depan jalan raya kita
telah temui angkot yang kita maksud. Kita langsung nego dan cussss angkot
pertama menuju pulang. Mungkin karena saking capenya ya kita semua kebanyakan diam dan asal agan-agan tau muka
kita semua merah-merah gitu ya maklum lah kita dijemur selama tiga jam di atas
kapal sudah berasa ikan asin kali yah hehe...
Satu per satu diantara kita turun
dari angkot untuk meneruskan pejalanan pulangnya mulai dari ceking dan akhirnya
kita bertuju juga turun dan si Aldi ikut karena mang harus ikutin jalur
angkotnya. Kita akhirnya melanjutkan perjalan pulang masing-masing. Berasa lemas
banget ya saat itu haha lebay ...:D
Singkat cerita kita semua sudah
rapi dirumah masing-masing. Pokoknya bagi para tukang jalan monggo lah ke Pulau
Tidung indah dan banyak momen yang pas untuk kebersamaan keluarga,teman maupun
kekasih. Murah ko kalo kita si ga sampai habis 300ribu tapi pastii agan bisa
lebih irit hehe maklum kita suka jajan hehe..tapi mungkin beda crita ya kalo
agan bawa cewe agan hehe Kamipun selalu abadikan momen indah kita di pulau
tidung dibawah agan bisa lihat hasil jeppret kami.
Nah Cukup
sekian yah ceritanya, maap-maap klo ada salah kate xxixixi.Walau tu pulau banyak
sampah ya tapi ane dan teman-teman cukup terhibur sama laut yang masih hijau
dan pasir putih nya. Cuma berharap ajah supaya tu pantai lebih bersih, ga ada
sampah-sampah lagi yang merusak keindahan pantai.
Salam
para backpacker..

terimakasih infonya...
BalasHapussama-sama gan...
BalasHapus